Menyajikan data dalam bentuk diagram

Laporan Kuliah Kerja Lapangan di Bandung

Museum Geologi Bandung

Museum Geologi Bandung

Dalam program kuliah kerja lapangan (KKL), di Bandung, Rabu (14/12) ada sejumlah tempat yang dikunjungi rombongan Program Studi Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar. Diantara, pegunungan Tangkuban Perahu dan Museum Geologi Bandung.

Hasil pengamatan dalam pembelajaran matematika pada KKL di Bandung, kita akan membuat diagram dari jumlah pengunjung Museum Geologi Bandung tahun 2010.

Menyajikan data dalam bentuk diagram

Statistika adalah cabang dari matematika terapan yang mempunyai cara-cara, maksudnya mengkaji/membahas, mengumpulkan, dan menyusun data, mengolah dan menganalisis data, serta menyajikan data dalam bentuk kurva atau diagram, menarik kesimpulan, menafsirkan parameter, dan menguji hipotesa yang didasarkan pada hasil pengolahan data. Contoh: statistik jumlah lulusan siswa SMA dari tahun ke tahun, statistik jumlah kendaraan yang melewati suatu jalan, statistik perdagangan antara negara-negara di Asia, dan statistik jumlah kunjungan museum setiap bulannya.

Untuk membuat penyajian data dalam bentuk diagram, ada beberapa pilihan diagram, diantaranya :

  1. Diagram Garis
  2. Diagram Lingkaran
  3. Diagram Batang
  4. Diagram Batang Daun
  5. Diagram Kotak Garis

Dari beberapa pilihan diagram diatas, dari pengamatan di Museum Geologi, akan dibuat data dalam bentuk diagram garis dari jumlah pengunjung Museum Geologi Bandung tahun 2011.

  • Diagram Garis
    Penyajian data statistik dengan menggunakan diagram berbentuk garis lurus disebut diagram garis lurus atau diagram garis. Diagram garis biasanya digunakan untuk menyajikan data statistik yang diperoleh berdasarkan pengamatan dari waktu ke waktu secara berurutan. Sumbu X menunjukkan waktu-waktu pengamatan, sedangkan sumbu Y menunjukkan nilai data pengamatan untuk suatu waktu tertentu. Kumpulan waktu dan pengamatan membentuk titik-titik pada bidang XY, selanjutnya kolom dari tiap dua titik yang berdekatan tadi dihubungkan dengan garis lurus sehingga akan diperoleh diagram garis atau grafik garis.

Data jumlah pengunjung Museum Geologi Tahun 2010 ditunjukan pada table sebagai berikut

Data dalam bentuk diagram garis jumlah pengunjung Museum Geologi Tahun 2010, seperti dibawah ini.


About these ads

About kisahlainnya

Belajar, Bekerja, Bermimpi

Posted on Desember 26, 2011, in MATEMATIKA. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 71 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: